Sekilas XC & AM


Seiring dengan pesatnya hobi bersepeda,
maka banyak biker yang ingin mencoba
untuk bersepeda di trek yang cukup extreme.
Bagi para pekerja urban ataupun sekadar penghobi,
melahap trek offroad tentu memberikan sensasi yang
berbeda dari trek onroad (ya iyalah).
Maka yang perlu diperhatikan disini adalah
persiapan kita sebelum turun ke gunung untuk
sekedar main XC atau AM.
Nah disinilah letak perbedaanya.Perlu kita
pahami terlebih dahulu kita pingin melahap
trek yang mana?

TREK XC ( Cross Country )
Trek jenis ini biasanya datar – datar saja
dengan turunan yg tidak begitu ekstrem
serta kondisi trek yang juga tidak terlalu ekstrem.
Bagi yang baru pertama kali mungkin lebih baik
bermain di trek kelas XC ini dulu,di kelas ini juga
banyak bermunculan sub – sub dari XC.Sepeda yang digunakan
tentu saja juga minimal untuk melahap trek XC.
Sepeda jenis ini biasa ringan dari MTB yg lain
(baik yang hardtrail maupun fullsus).
Travel yang digunakan kisaran 80 – 100,
Sepeda tipe XC dirancang untuk memiliki efisiensi
ketika menanjak di medan offroad yg tidak terlalu berat,
serta handling yg cukup enak ketika digunakan untuk
melahap turunan XC.
Penggunaan full-suspension pada sepeda gunung jenis
XC banyak dipicu oleh teknologi baru dalam
pembuatan bahan material berbobot ringan serta geometri
suspensi belakang yang mampu mengeliminasi efek negatif
dari bobbing.Hanya saja sepeda gunung jenis ini tidak
selayaknya dipergunakan secara extreme, kecuali sebatas
lompatan kecil (bunny hop) dan kondisi medan dengan
halangan teknikal yang ringan.

TREK AM (All Mountain)
Trek untuk AM berbeda dengan XC (ya iyalah),kebanyakan
trek didominasi oleh medan bebatuan lepas,tanah pegunungan
serta turunan yang agak ektrem.
AM Saat ini merupakan pilihan yang cukup populer bagi para
penggemar sepeda gunung petualangan bebas dan
popularitasnya sedang menanjak pesat. Jarak main suspensi
biasanya berkisar antara 4 hingga 5 inches bahkan beberapa
sudah ada yang menerapkan 6 inches, sekalipun kategori ini
masih menyisakan beberapa sepeda gunung jenis hardtail.
Sepeda gunung jenis all-mountain dirancang untuk mampu
melintasi medan berbatuan, tanah pegunungan maupun batu
lepas dengan nyaman pada kecepatan relatif tinggi
dibandingkan sepeda jenis cross-country, bahkan mampu
melakukan lompatan (drop off) hingga 2 meter. Berat
keseluruhan sepeda berkisar antara 25 – 32 pounds, dengan
komponen yang yang relatif ringan namun tetap kuat.

Selain persiapan sepeda tentu saja fisik juga harus Ok,
karena kita harus menjaga tetap berada di lintasan dan
bagaimana efiensi tenaga saat bermain baik XC maupun AM.
Serat tidak lupa bawa tool untuk memperbaiki sepeda kita
karena mengingat kita tidak gowes di jalan yg mulus –
mulus saja (gowes di trek mulus aja bisa celaka apalagi
offroad..he..he..). Sangat disarankan mengenakan arm &
knee protector jika kita memilih untuk bermain AM
(tapi jangan overdosis nanti jadinya malah kayak robot).
Selain dua kelas tadi sebetulnya masih ada beberapa kelas lagi
seperti DH (down hill) dari namanya saja kita sudah tau,kalau
kita main di trek DH maka keseluruhan trek adalah turunan
yang ekstrem.

Comments on: "Sekilas XC & AM" (5)

  1. lek ning kediri,biasa sepedaan nyangdi bos?

  2. infonya berguna bngt nih mas buat pemula seperti saya.. lanjutin dong mas penjelasannya.. ttg jenis2 trek buat sepeda.. salam kenal dari tangerang..

  3. salam kenal mas, kalo XC dibuat untuk jalan2 biasa enak ga ya? atau malah mberat2in pengemudinya ? soale ada yang jual XC cukup murah, tapi aku paling mainnya di komplek2 saja.

    • lumayan enak,saya sendiri untuk keseharian menggunakan thrill agent TR 3.0 dan lumayan enak,klo untuk ringanya mungkin bisa disiasati dengan mengganti ban diameter agak kecil ato tipe road

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: